.

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini170
Kemarin236
Minggu ini806
Bulan ini1454
Semua45388

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
TOMPANG TRESNA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Jumat, 18 Juli 2008
 
Tompang Tresna merupakan tradisi yang unik di Wilayah Bangkalan, yakni upacara untuk mengukur kesucian penganten wanita pada malam pertama. Upacara ini secara khusus terkait pada pasangan penganten baru yang masih perjaka dan perawan. Penganten baru yang duduk di pelaminan, pada malam harinya (setelah para undangan meninggalkan upacara pesta) pasangan penganten menikmati malam pertama. Upacara dilaksanakan di rumah penganten putri. Sewaktu pasangan penganten memasuki kamar penganten, diruang tamu dibacakan tembang macapat, disebut "Mamaca" atau "Macapatan". 
 

Be first to comment this article | Views: 66

Selengkapnya...
 
TARI JARAN KENCA’ Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Kamis, 03 Juli 2008
 
Konon pada abad ke-18 di Madura Marat tepatnya di Kecamatan Socah saat kemanten pria akan masuk demarkasi kemanten wanita. Biasanya dialog itu dibawakan oleh beberapa orang tua-tua yang didampingi oleh seorang pendekar. Dipihak kemanten wanita telah tersedia beberapa orang tua-tua pula yang didampingi oleh seorang pendekar. Awalnya dialog dibawakan oleh para orang tua dari pihak temanten pria, biasanya dengan cara berpantun. Kemudian ada jawaban dari para orang tua pihak temanten wanita. Apabila dialog tersebut ada ketidakcocokan, biasanya terjadi perkelahian hebat. Sebaliknya apabila dialig itu bisa cocok, maka temanten pria bisa masuk ke keluarga temanten wanita.
 

Be first to comment this article | Views: 116

Selengkapnya...
 
SENI TARI BAHHONG Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 15 Juni 2008
 
bahhong.jpg

 
Seni Tari tradisi Bahhong ini berasal dari sebuah Desa Katol Barat yang terbilang gersang dan tandus di daerah Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan. Walaupun desa ini gersang dan tandus tetapi di desa ini kaya akan budaya yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah kesenian Bahhong
 

Be first to comment this article | Views: 206

Selengkapnya...
 
KA’ OKKE’ BANYUSANGKA NAN MEMPESONA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 01 Juni 2008
 
Upacara "Temu Pengantin" yang berasal dari daerah pesisir tepatnya Banyusangka Kecamatan Tanjung Bumi, telah ada sejak puluhan tahun lalu dan tetap dilestarikan oleh warga setempat sebagai budaya turun-temurun yang tidak akan pernah sirna.
 

Be first to comment this article | Views: 169

Selengkapnya...
 
MENGENAL SITUS SEJARAH KABUPATEN SUMENEP Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 01 Juni 2008

Sumenep merupakan Kabupaten di Jawa Timur yang berada di ujung paling Timur Pulau Madura, bisa dibilang sebagai salah satu kawasan yang terpenting dalam sejarah Madura. Kita dapat menjumpai situs-situs kebudayaan yang sampai hari ini masih menjadi obyek pariwisata. Diantaranya yang kita ketahui adalah kereta kencana peninggalan raja Sumenep, alun-alun (taman bunga) yang konsep bangunannya memiliki kekhasan ala bangunan kerajaan, Masjid Jamik atau Masjid Agung yang terletak di jantung Kota Sumenep, Masjid ini termasuk salah satu masjid tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1779 M sampai 1787 M oleh Panembahan Sumolo, Kraton Sumenep
 
 

Komentar (2) | Views: 287

Selengkapnya...
 
LABANG MESEM (PINTU GERBANG KRATON SUMENEP) Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Rabu, 28 Mei 2008

 

 

mesem.jpg

 

Labang Mesem merupakan sebutan untuk gerbang keraton yang letaknya tidak jauh dari Taman Sare. Dalam Bahasa Indonesia, Labang berarti pintu, dan Mesem berarti senyum. Dari sekian versi tentang asal usul nama Labang Mesem, akhirnya disimpulkan, bahwa nama Labang Mesem merupakan symbol. Perlambang atas sikap keramah-tamahan dan penuh senyum dari para raja dan seluruh orang keraton dalam menerima tamu.
 

Be first to comment this article | Views: 176

Selengkapnya...
 
Kraton Sumenep, Keemasan Raja Yang Tersisa Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Jumat, 16 Mei 2008

 

pebdopo.jpg
 

Berdiri megah melintasi perubahan jaman. Guratan sejarah sebuah kejayaan yang tersisa di ujung Timur Pulau Garam.

 

Bak potret raksasa dalam sebuah bingkai histori. Bangunan megah berdiri dengan nuansa yang khas menyiratkan peninggalan masa silam. Berdiri di kawasan seluas 12 hektar, di tengahnya terdapat Pendopo Agung dengan ornamen khas berlatar bangunan tua yang tak kalah gagah memancarkan kharisma. Sebatang pohon Beringin besar berdiri di samping kirinya, menambah kokoh dan sakral nuansa yang terpancar dari warisan para raja yang dulu pernah berkuasa.

 

Be first to comment this article | Views: 272

Selengkapnya...
 
Masjid Agung Sumenep Desain Perpaduan Budaya Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Sabtu, 10 Mei 2008
 
Menghadap ke Taman Kota, yang berada di sebelah Timurnya. Dengan gerbang besar, pintu kayu kuno, yang berdiri kokoh menghadap matahari terbit. Masjid Agung Sumenep, yang dulu dikenal dengan nama Masjid Jamik, terletak ditengah-tengah Kota Sumenep.
 

Be first to comment this article | Views: 307

Selengkapnya...
 
Meleburnya Status Sosial di Asta Tinggi Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Rabu, 07 Mei 2008
 
astatinggi5.jpg
 
Asta tinggi terletak 2,5 meter dari sebelah barat pusaran Kota Sumenep. Walau bangunan ini sudah cukup tua (dengan usianya yang sudah sekitar 200 tahunan), namun bangunannya masih kokoh (meski dalam perangkat bangunannya tidak memakai bahan semen sebagai pelekat dari jejeran batu batanya). Pertama yang akan dilihat, ketika kita pergi ke tempat yang berada di area ketinggian ini, adalah bangunan pintu gerbang yang tinggi menjulang dan enak dipandang: karena desain bangunannya menampakkan kekhasan kunonya dengan karakter kerajaan.
 

Be first to comment this article | Views: 292

Selengkapnya...
 
LAMBANG DAERAH KABUPATEN SUMENEP Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Sabtu, 03 Mei 2008

logo_kecil.gif

  SK DPRD-GR Tanggal 25 Mei 1965
NO. 3/II/20DPRD-DR/65/2820
 

Be first to comment this article | Views: 254

Selengkapnya...
 
LAMBANG DAERAH KABUPATEN BANGKALAN Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Selasa, 08 April 2008

  

pemda_bangkalan_3d.gif

 


Lambang Daerah Kabupaten Bangkalan ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1971. Lambang Daerah melukiskan suatu keadaan daerah Kabupaten Bangkalan sebagai salah satu daerah di Pulau Madura, yang mempunyai ciri-ciri khas sendiri adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 

Be first to comment this article | Views: 382

Selengkapnya...
 
PERISTIWA TERTAWANNYA LETNAN KOLONEL CHANDRA HASSAN Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008

Karena keadaan sudak kritis selaku Komandan Resimen 35, Letnan Kolonel Chandra Hassan mengundang Dewan Pertahanan Daerah (DPD) bersidang di manding.

Be first to comment this article | Views: 420

Selengkapnya...
 
PENGANGKATAN KEMBALI MAYOR MANGKUDININGRAT SEBAGAI KOMANDAN BATALYON TNI Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008
 
Beberapa minggu sebelum penyerahan kedaulatan, maka dengan memperhitungkan kemungkinan gagalnya perundingan Mayor Mangkudiningrat diangkat sebagai Komandan Batalyon Tentara Nasional Indonesia (Jokotole) didaerah pendudukan yang anggotanya terdiri dari anggota tentara yang tidak ikut hijrah ke Jawa
 

Be first to comment this article | Views: 392

Selengkapnya...
 
PENANGKAPAN BESAR-BESARAN PEJUANG REPUBLIK INDONESIA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008

Kegiatan kaum Republikein baik yang ada didalam maupun yang ada diluar daerah Pendudukan sangat merepotkan Tentara dan Pemerintahan Belanda/Recomba sehingga sering diadakan penangkapan-penangkapan terhadap pejuang  yang gigih menentang penjajah.
 

Be first to comment this article | Views: 349

Selengkapnya...
 
PEMBENTUKAN KOMANDO MILITER DI MADURA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008
 
Setelah tertangkapnya Mayor Abu Djamal maka untuk penghargaan dan kelanjutan perjuangan rakyat Madura oleh Panglima Divisi telah diangkat Komandan Tentara di Madura yang baru yaitu Mayor Slamet Ali Yunus dengan tugas untuk melakukan konsolidasi bekas anggota-anggota Resimen 35 Batalyon 35 Jokotole, serta melaksanakan pembentukan Komando Militer di Madura dengan unsur unsurnya komando2 Distrik Militer pada tiap2 Kabupaten di Madura.
 

Be first to comment this article | Views: 337

Selengkapnya...
 
GERAKAN OPERASI KEMBALI KE MADURA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008
 
Perintah Panglima divisi kepada komandan Batlyon 635.

Pada tanggal 18 Desember 1948 Belanda mengadakan serangan utama ke Yokyakarta dan selama itu pula di Jawa Timur pasukan Belanda mulai serangan serempak dari malang melalui Blitar dan Kediri dan dari Mojokerto,Jombang, Kertosono, Madiun dan sekitarnya dan diutara dari Gresik, Lamongan, Babat, Bojonegoro dan sekitarnya yang disebut Class II.
 

Be first to comment this article | Views: 310

Selengkapnya...
 
GERAKAN BAWAH TANAH LAHIR DAN DIDUDUKUNG OLEH RAKYAT Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Jumat, 08 Pebruari 2008

Setelah perjuangan bersenjata secara terbuka dihentikan maka perjuangan beralih kepada Gerakan Bawah Tanah yang dilaksanakan oleh  :

Be first to comment this article | Views: 410

Selengkapnya...
 
RAKYAT MADURA SELAMA PENDUDUKAN BELANDA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Jumat, 04 Januari 2008

Dengan jatuhnya Pulau Madura ke tangan Belanda yang disusul dengan hijrahnya unsur-unsur perjuangan dan seluruh kekuatan tentara kita termasuk unsur-unsur Pemerintah Sipilnya ke Jawa maka untuk eksitensinya rakyat Madura diatas disamping pengkonsilidasian kesatuan-kesatuan Tentara unsur Resimen 35 Jokotole menjadi Batalyon 635 Jokotole.
 

Be first to comment this article | Views: 396

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 26 dari 111