.

Translate

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi

Diamond.gif

( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
 
 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini158
Kemarin308
Minggu ini1467
Bulan ini781
Semua289634

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
ISTILAH - ISTILAH PADA ADAT MADURA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Selasa, 20 Oktober 2009

 Istilah-istilah Kelahiran pada adat Madura :

 

1.
Pelet kandung
=
Upacara untuk kehamilan yang memasuki bulan ketujuh, terutama untuk anak pertama.
2.
Ponar
=
Ketan kuning sebagai hidangan dalam Pelet kandung.
3.
Sekkol
=
Goreng kering parutan kelapa sebagai hidangan dalam Pelet kandung
4.
Kom-koman
=
Acara memandikan wanita hamil dengan air bunga dalam upacara Pelet kandung.
5.
Dhamar kambang
=
Pelita yang menyala di atas kuburan ari-ari bayi sampai 40 hari.
6.
Colpak bujhel
=
Upacara terlepasnya tali pusar yang dibarengi dengan pemberian nama.
7.
Kekah
=
Akikah. Pemotongan ewan sebagai tebusan seorang anak yang sesuai dengan syari’at Islam.
8.
Toron tana
=
Upacara ketika seorang anak pertama kali diperkenalkan pada tanah.

 

 Istilah-istilah adat Madura seputar pernikahan

 

1. Nyalabbar/ngen-ngangenaghi
=
Memamerkan seorang perjaka/gadis yang hendak  dinikahkan.
2. Nyareng bhekal bine’
=
Menyeleksi gadis-gadis yang akan diajukan keluarga.
3. Narabhas jhalan
=
Mengirimkan utusan pada keluarga gadis yang telah dipilih.
4. Nagghuk
=
Menindaklanjuti utusan pertama dan menetapkan rencana lamaran.
5. Nyaba’ oca’
=
Pemantapan niat menjodohkan dua calon yang dimaksud.
6. Matoju’ tandha
=
Upaca pemberian tanda dengan memberikan topa’ toju’ (ketupat yang dapat didudukkan pada sisi bawahnya).
7. Calon bhakal
=
Calon tunangan
8. Nale’e paghar
=
Upacara yang ditandai dengan penyerahan kue-kue pasar seperti lappet (lepat) yang diikat sebagai lambing penyengset (pengikat).
9. Tongkebban
=
Upacara balasan berupa kunjungan dari pihak wanita ke pihak pria.
10. Masekket batton
=
Saling mengantarkan masakan baik dari pihak lelaki maupun wanita pada saat hari raya.
11. Abhakalan
=
Pertunangan
12. Epaburung
=
Memutuskan pertunangan.
13. Obang panyeddhek
=
Pemberian uang dari pihak pria sebagai tanda hari perkawinan segera ditetapkan.
14. Ngangghi’ dhalika
=
Upacara dimana pihak pria membuat lencak (amben/balai-balai).
15. Ba-ghiba
=
Barang-barang bawaan yang dihadiahkan oleh pihak pria pada tunangan wanitanya.
16. Midodarenan
=
Upacara yang diawali dengan seraman (mandi).
17. Ba-tamba kebelina buje
=
Penyerahan uang tambahan dari pihak pria untuk kepentingan upacara pernikahan.
18. Pangada’
=
Juru bicara dalam pernikahan (biasanya dari pihak pria).
19. Matoro’a dhaging sakerra’
=
Upacara penyerahan baik dari pihak pria maupun wanita.
20. Mepenggha’ bhalabhar
=
Upacara pemotongan benang hitam, merah, ungu, hijau, kuning, jambon dan putih sebagai penangkal sifat-sifat buruk.
21. Mowang sangkal
=
Upacara yang bertujuan untuk menangkal kesialan yang dilambangkan dengan melemparkan buah terluar dari sesisir pisang.
22. Nabbhur
=
Menaburkan bunga campur irisan pandan wangi yang dilakukan setelah mowang sangkal.
23. Sembha songkem
=
Bersungkeman dengan orang tua kedua mempelai.

 

 Istilah-istilah Kesenian pada adat Madura :

 

1.
Poleng
=
Kain tenun kuno Madura yang terkenal mahal karena menggunakan kombinasi warna merah, putih, kuning, hijau lumut dan hitam. Warna-warna ini adalah warna yang dikeramatkan orang Madura karena dianggap suci.
2.
Lalongedhan/jhung kejhungan
=
Kidung
3.
Pantun
=
Pantun
4.
Syi’ir
=
Syair
5.
Papareghan
=
Sejenis gurindam
6.
Mamacan
=
Pembacaan bersama sebuah kakawinan yang umumnya berbahasa Jawa Kawi atau Madura Klasik sehingga artinya perlu ditafsiri seorang ahli.
7.
Tokang tegghes
=
Ahli makna untuk mamacan
8.
Hadrah
=
Kasidah/lantunan shalawat yang diiringi alat musik inti rebana.
9.
Terbhang
=
Rebana
10.
Diba’i
=
Bentuk kesenian agama berupa pembacaan shalawat nabi tanpa iringan musik.
11.
Samman
=
Tari dengan iringan lagu bertemakan agama/lantunan shalawat dengan alat musik gendang, seruling dan organ.
12.
Gambus
=
Lagu bertemakan agama yang diiringi alat musik mandolin, biola, akordion dan bas dan dinyanyikan kebanyakan oleh laki-laki sambil menari.
13.
Samrah
=
Lagu bertemakan agama yang diiringi alat musik rebana dan alat musik lain, dinyanyikan kebanyakan oleh wanita.
14.
Salendro
=
Gamelan bertangga nada lima.
15.
Pelong
=
Gamelan bertangga nada tujuh.
16.
Tanda
=
Penari wanita
17.
Luddruk
=
Drama tradisional Madura
18.
Bajang topeng dhalang
=
Seni teater khas Madura
19.
Taneyan lanjhang
=
Perumahan keluarga khas Madura
20.
Bhirang
=
Parang/golok
21.
Cakkong
=
Parang yang ujungnya runcing dan membengkok
22.
Calo’
=
Cakkong yang perutnya agak dilebarkan.
23.
Kodhi’
=
Calo’ yang pelebaran perutnya sangat mencolok sehingga membundar, digunakan untuk mengupas kelapa dari tempurungnya.
24.
Are’
=
Pisau melengkung membulan sabit yang bertangkai panjang dan biasanya dipakai untuk merumput.
25.
Karanjhang
=
Keranjang yang dianyam rapat yang biasa dijunjung di atas kepala wanita.
26.
Renjhing
=
Keranjang yang dianyam jarang yang biasa dipikul sepasang-sepasang oleh pekerja lelaki.
27.
Peltong
=
Tempat rumput dari daun kelapa.
28.
Cobbu’
=
Kotak dari daun siwalan.
29.
Cetteng
=
Bakul beralas kayu.
30.
Bhudhak
=
Kotak besar untuk tempat padi dari bambu.
31.
Nase’ kembhang nyamplong
=
Nasi putih bercampur jingga yang berasal dari nasi beras yang dicampur tumbukan beras jagung.
32.
Beddha’ nyeor sasowep
=
Bedak yang dipupurkan sehingga menghasilkan ulasan seperti cungkilan daging kelapa muda.
33.
Du’remmek
=
Mahkota cempaka gading yang ditusuki melati.
34.
Sekkar mellok
=
Bunga mawar merah yang dikelilingi melati.
35.
Kembhang campor bhabur
=
Pencampuran sejumlah jenis bunga dan irisan daun pandan wangi.
36.
Aeng ro’om
=
Air yang diharumkan dengan berbagai macam bunga.
37.
Roma bangsal
=
Rumah tradisional yang atapnya segi empat melimas dengan bubungan runcing berhiaskan jangkar.
38.
Roma peghun
=
Rumah tradisional yang atapnya segi empat melimas dengan bubungan tidak runcing dan berakhir dengan bubungan melebar berhiasan dua buah pentolan yang disebut bu-labu.
39.
Roma pacenan
=
Dapur atau bangunan tambahan yang atapnya rendah berbentuk persegi empat panjang.

 

 Istilah-istilah Kematian pada adat Madura :

 

1.
Talekken
=
Menuntun seseorang menyebut nama Allah sebelum meninggal.
2.
Lo’-tello’
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal di hari ketiga setelah wafat.
3.
To’-petto’
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal di hari ketujuh setelah wafat.
4.
Pa’polo
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal di hari keempat puluh setelah wafat
5.
Nyatos
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal di hari keseratus setelah wafat.
6.
Nyebu
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal di hari keseribu setelah wafat.
7.
Kholan
=
Upacara mendo’akan orang yang meninggal yang dilaksanakan setiap tahun sekali.

 

 

 Istilah-istilah Sansekerta :

 

1.
Apowasa
=
Berpuasa
2.
Asambhajang
=
Sembahyang

 




Views: 2381

  Komentar (1)
RSS comments
 1 Q:
Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya , pd 26-05-2010 21:14
apakah ritual pernikahan tsb masih digunakan sampai saat ini?

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Hak Cipta © 2007,2008,2009 Bangkalan-Memory
email : admin@bangkalan-memory.net