|
SK
DPRD-GR Tanggal 25 Mei 1965
NO.
3/II/20DPRD-DR/65/2820
Bentuk
Lambang
Berbentuk "PERISAI" dengan
mempunyai 5 (lima) sudut.
Makna Perisai melambangakan senantiasa
kesiapsediaan dan keberanian masyarakat dan daerah tingkat II Sumenep untuk
mempertahankan diri dari setiap gangguan kedzoliman serta mempertahankan
keunggulan dan kemakmuran daerah.
Makna dan Kemakmuran daerah
Makna dari 5 (lima) sudut perisai
melambangkan dasar yang akan ditaati dan akan dipertahankan oleh masyarakat
daerah tingkat II Sumenep, ialah falsafah dasar Negara Kita Pancasila. Karena
itu maka sudut 5 (lima) yang melingkari dan merupakan bentuk dari perisai tersebut.
Versiering
isi perisai :
Terdapat gambar KUDA BERSAYAP yang berwarna
kuning emas, diambil dari lambang kepahlawanan terkenal di daerah tingkat II
Sumenep yang ada hubungannya dengan cerita kuno yaitu kuda Skati dari Pahlawan
Putra Sumenep DJOKO TOLE (Aria Panole) dengan lukisan kuda itu melambangkan
jiwa keberanian dan patriotisme mesyarakat daerah Tingkat II Sumenep, dan sayap
dari kuda itu melambangkan jiwa penuh dinamika. Sedang warna kuning
melambangkan dasar mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa yang menyoroti setiap gerak
dan usaha Daerah Tingkat II Sumenep. Selaras pula dengan dasar pertama dari
Pancasila. Selain gambar lukisan kuda bersayap berwarna kuning emas tersebut,
ditetapkan pula adanya PITA yang berisikan tulisan SUMEKAR (Nama Sumenep
diwaktu jaman nenek moyang kita).
Makna dari kata Sumekar itu ialah senantiasa berkembang (mekar) yang sesuai
sekali dengan perkembangan revolusi nasional kita yang terus berkembang
"in the rising deman" mencapai terwujudnya cita-cita Pancasila amanat
penderitaan rakyat yang terkenal dengan SOSIALISME INDONESIA.
Sikap
dan bentuk Kuda :
Ditetapkan dalam keadaan beraksi menentang,
kepalanya sedikit tunduk menoleh ke kiri (gigih, bahasa Madura
"nyoronteng"). Sayap kuda berdiri tegak sesuai dengan keadaan kuda
yang siap sedia mengemban amanat Penderitaan Rakyat Daerah Tingkat II Sumenep.
Bulu ekor kuda keriting 8, mengingatkan kita pada tahun 1945 dan keritingan
dari bulu-bulu itu kita harus bersatu.
Pita di dalam :
Pita dalam perisai ditetapkan berwarna
dasar putih dan tulisan dengan warna dasar berwarna merah, melambangkan SANG MERAH
PUTIH bendera kita Negara Republik Indonesia.
Dasar Hijau dari :
Warna hijau ialah berarti yang akan datang
(harapan) terhadap cita-cita yang diperjuangkan.
Warna Hitam :
Sebagai batas tertentu
yang melingkari perisai dengan arti dari lingkaran termaksud menyatukan
cita-cita.
Views: 256
|
- Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
- Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
| |