|
Beberapa minggu sebelum penyerahan kedaulatan, maka
dengan memperhitungkan kemungkinan gagalnya perundingan Mayor Mangkudiningrat
diangkat sebagai Komandan Batalyon Tentara Nasional Indonesia (Jokotole)
didaerah pendudukan yang anggotanya terdiri dari anggota tentara yang tidak
ikut hijrah ke Jawa
Ia
sementara itu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Negara bagian Madura
akibat adanya plebisitsebelumnya. Ia sempat melapor pengangkatannya tersebut
kepada Komandan Divisi Kolonel angkatan Darat Sungkono di Gondang.
KONSOLIDASI RESIMEN 35 JOKOTOLE DAN
PEMERINTAHAN SIPIL MADURADI JAWA TIMUR SEBELUM AGRESI MILITER II.
PERINTAH PANGLIMA DIVISI
Kolonel
Sungkono sebagai Panglima Divisi Narotama telah memerintahkan dan menetapkan
sisa Batalyon Hanafi dan kelompok pasukan dan perorangan (perwira-perwira)
dikonsolidasi dan dibentuk satu Batalyon dan di pimpin Mayor Abu Djamal,
Batalyon tersebut tetap mempertahankan nama Batalyon Jokotole dengan kode
Batalyon 635 hal ini untuk tetap mengingat nama Resimen Jokotole (Resimen 35
dan COPP 6/35).
PELAKSANAAN PERINTAH.
Susunan Batalyon 635. Batalyon 635
terdiri dari :
G Ki
hamid (3 Peleton)
G Ki
Salik (2½ Peleton)
G Ki
Karim (kompi minus)
Markas Batalyon 635 ala kadarnya dan
berkedudukan di jalan Brantas Kediri, dekat kediaman Kolonel Sungkono, untuk
memberikan kegiatan yang berarti
menambah pengalaman maka : "Kompi
Hamid diperbantukan kepada markas Batalyon Jarot berkedudukan di Ngimabng
sebelah Barat mojokerto dan sebelah Utara Jomang.
Kompi Salik diperbantukan kepada
markas Batalyon di Kediri, Kompi-Kompi Batalyon Jokotole berkesempatan
mendapatkan perintah untuk berjaga jaga dan membantu brigade 5 (Kediri) dalam
mengejar dan memberantas pemberontakan PKI pada tahun 1948".
Mayor
Abu Djamal sebagai Komandan Batalyon 635 disamping jabatannya di Kediri menjadi
salah satu penghubung antara Komandan Pertahanan Jawa Timur, Letnan Kolonel
Marhadi dengan markas besar angkatan Darat Yokyakarta dan Panglima Besar
Sudirman.
Views: 392
|
- Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
- Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
- Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
| |