.

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini168
Kemarin236
Minggu ini804
Bulan ini1452
Semua45386

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
PENANGKAPAN BESAR-BESARAN PEJUANG REPUBLIK INDONESIA Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Minggu, 24 Pebruari 2008

Kegiatan kaum Republikein baik yang ada didalam maupun yang ada diluar daerah Pendudukan sangat merepotkan Tentara dan Pemerintahan Belanda/Recomba sehingga sering diadakan penangkapan-penangkapan terhadap pejuang  yang gigih menentang penjajah.
 

Hasil penangkapan ini membuahkan kelengkapan informasi sehingga pada tanggal 24 April 1948 pada waktu sergapan tengah malam sebelum peresmian parlemen diadakan penangkapan besar-besaran kurang lebih 350 orang yang sebagian besar dijebloskan ke Penjara Kalisosok.
 
Setelah berbulan-bulan mengalami pemeriksaan dipindah kepenjara Bubutan sebagai pusat rehabilitasi kamp.
 
Sedang bagi mereka yang dipandang secara mental tidak bisa diatur dikirim ke penjara Lowokwaru, Malang untuk diintenir dan baru dikeluarkan menjelang pengakuan kedaulatan tanggal 27 Desember 1949.
 
Penangkapan besar-besaran yang dimaksud sebagai akibat penyusupan dua orang Counter Intel Belanda (IVG) berpura-pura Pro Republik Indonesia menjadi anggota gerakan bawah tanah.
 
Mereka bekas Perwira TKR yang berhianat yang sudah tidak dipercaya oleh Mayor Abu Djamal dan Masuk TKR pada waktu Agresi Belanda. Sebelumnya mereka berpura pura pro Republik Indonesia sehingga bisa menguasai dislokasi nama-nama anggota Gerakan Bawah Tanah, akibat adanya Counter Intel Belanda ini maka dari kita terpaksa 4 orang yang dianggap sebagai tokoh intinya meringkuk dipenjara dengan segala penyiksaan-penyiksaan jasmaninya, pada waktu itu Gerakan Bawah Tanah baru disusun organisasinya untuk menggarap pendudukan Belanda di Madura.
 
Setelah kembalinya TNI ABRI di Madura maka kepada mereka yang pernah mengalami penyiksaan dalam penjara yang karena perjuangannya, telah dianugerahi Bintang jasa yang sesuai dengan pengorbanannya  misalnya : Satya Lencana Bintang Gerilya, pengakuan sebagai veteran-veteran pejuang kemerdekaan RI disamping perhitungannya masa perjuangannya dalam masa kerja/jabatan yang telah didudukinya.


Views: 349

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >