.

Translate

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini164
Kemarin219
Minggu ini1940
Bulan ini2729
Semua59986

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
MET LEBARAN.png
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
GERAKAN BAWAH TANAH LAHIR DAN DIDUDUKUNG OLEH RAKYAT Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Jumat, 08 Pebruari 2008

Setelah perjuangan bersenjata secara terbuka dihentikan maka perjuangan beralih kepada Gerakan Bawah Tanah yang dilaksanakan oleh  :
  • Bekas barisan Sabilillah yang menemakan dirinya PAUM seingkatan dari, Persatuan Alim Ulama Madura, dibawah pimpinan K.H Abdul Hamid dan K.H Mohammad Toha.
  • Bekas barisan Hisbullah dengan nama GRATHIS, yaitu singkatan dari Gerakan Rahasia Tentara Hisbullah dibawah pimpinan R.H Eksan dan H. Mohammad Syafi'i munir hubungan organisasi ini terutama difokuskan kepada  :
    • Mohon bantuan kepada advokat Republikein Mr. Tohar untuk membela tujuh orang Sabilillah yang dihukum mati oleh Pengadilan Negeri Pamekasan, sehingga berubah menjadi hukuman seumur hidup.
    • Demonstrsi besar-besaran menuju ke Istana Madura menuntut bubarnya Negara Madura.
    • GRIM yaitu Gerakan Rakyat Indonesia Madura dibawah pimpinan K.H Sya'rani, Sunarto Santoso, Sersan Mayor Sya'ir dan kawan-kawan.
    • Barisan Maleng dibawah pimpinan pak Jumalia dan kawan-kawan.
Didaerah selatan Pulau Madura ada pula Gerakan Bawah Tanah yang diberi nama GATET (Gabungan Negara Terpendam) yang dipimpin oleh Bambang Yuwono yang anggota besarnya terdiri dari bekas Lasykar Pesindo namun banyak pula yang menggabungkan diri kepada Gerakan Bawah Tanah yang dipimpin oleh Letnan Dua Sukirman Perwira Combat Resimen 35 Jokotole yang berpusat di Surabaya, terutama di daerah Kwanyar dan Sukolilo di Kabupaten Bangkalan.
 
Gerakan ini tetap mengadakan hubungan dengan pejuang-pejuang yang sudah Hijrah ke Jawa dan mempunyai tugas penghubung pejuang antara lain Letnan Sukirman dan Letnan Ali Wasa.
 
Kegiatan organisasi ini dilakukan menurut cara dan inisiatif masing-masing kegiatan meliputi antaralain mengadakan pengacauan terhadap jalannya Pemerintahan Belanda di sana-sini mengadakan gerakan pemasangan plakat- plakat di toko-toko di pasar-pasar di jembatan-jembatan ditempeli plakat untuk mengacaukan Pemerintah Belanda, menimbulkan kegelisahan di kalangan rakyat.
 
Jalan Abdul Aziz dan Parteker selalu diawasi oleh tentara Belanda karena Gerakan Bawah Tanah oleh pejuang banyak dilakukab di daerah itu, daerah tersebut dijadikan tempat bertemu baik siang maupun malam dengan berpura  pura sebagai tukang cukur, tukang jahit tukang sepeda dan bermain karambol dan kartu (domino, likuran, ceki dsb.)
 
Gerakan pembinaan persatuan dan kesatuan pejuang-pejuang dilakukan pada malam hari maka oleh sebab itu patroli/ronda malam pasukan Belanda dilaksanakan secara intensif. Pada siang hari pejuang berusaha keras untuk mempertahankan hidupnya tanpa harus bekerja dengan Pemerintah Belanda sekedar untuk menyambung  hidupnya.
 
Yang nasibnya malang tertangkap Belanda, namun mereka tetap bungkam seribu bahasa sekalipun disiksa dan dipaksa untuk menyebutkan nama-nama kawan-kawannya. Dari sekian banyak yang ditangkap oleh Belanda yang dapat kami catat nama-namanya antara lain : 
  • Said DK
  • Kayi Syafi'i
  • Letnan Noor
  • Abdur Rachman (pensiunan Kakanwil Sosial)
  • Mohammad Sufra (Pensiunan PJKA Pamekasan)
  • A. Said (pensiunan Kakandep P dan K Pelenga'an)
  • Seorang letnan FP (Field Preparation), Awat Prawiro (pensiunan kepala SD)
 
Diantara yang ditangkap itu adapula yang dihukum mati oleh Belanda sebanyak 10 orang Hisbullah yaitu :
  • Pak Zuhri Manari (dari Ds Plakpak)
  • Muttahir Karim (dari Ds Plakpak)
  • Pak Dafia (dari Ds Plakpak)
  • Pak Marsia Sumarwi (dari Ds. Pamaroh)
  • Pak Muda'i (dari Ds. Plakpak) Pak Ibrohim (dari Ds. Pamaroh)
  • Pak Hamimah/Abd Jalil (dari Ds. Plakpak) K. Dipa (dari Ds batu Bintang)
  • K. Maona (dari Ds. Batu bintang) dan Jamali juga dari desa Batu bintang.
 
Mereka tersebut oleh pengadilan penjajah Belanda dinyatakan sebagai penjahat.
 
Sebagai pemrakarsa Sersan Mayor Sukirman dan Sersan Mayor Abd. Kadir dan kawan-kawan memimpin Gerakan Bawah Tanah yang terdiri dari karyawan-karyawan instansi Pemerintah yang tidak tergabung dari Gerakan Bawah Tanah Badan-Badan Perjuangan atau kelasykaran.
 
Mereka menggabungkan diri pada Sersan Mayor Sukirman seperti dikantor Pemasyrakatan Agama, Kereta Api Guru-guru dan Lain-lainnya. Gerakan bawah tanah ini baru dibentuk pada Bulan Pebruari 1948 atas perintah Mator Abu Djamal.
 
Perlu sekedar sebagai catatan bahwa Organisasi Bawah Tanah ini atas dasar hukum legalisasinya ialah Mayor Abu Djamal memerintahkan melaliu Combat inteligence mengutus kuriri ke Madura menyampaikan perintah kepada kapten hafiluddin (PTRI) di Pamekasan Mayor Mohammad Saleh di Bangkalan, Mayor R.A Mangkudiningrat di Sumenep yang isinya tertulis / lisan :
 
"Susunlah Ondergrondse aksi (aksi Bawah Tanah) berdasarkan situasi di Madura dengan sistem kelompok tiga-tiga tidak saling mengenal (sistem verzet kern) agar membuat situasi pendudukan Belanda tidak aman di Madura, disamping itu diperintahkan pula agar dapat melarikan Letnan satu Sumanto dari Field Preparation (F.P) ke SUAD I Yokyakarta dan Letnan Satu Abd. Karim kepedalaman RI dengan selamat.
 
Giatkan PUS (Perang Urat Syaraf / Psy War)
Gagalkan plebisit pembentukan Negara Madura”.
 

Views: 558

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Hak Cipta © 2007,2008 Bangkalan-Memory
email : admin@bangkalan-memory.net