.

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini168
Kemarin236
Minggu ini804
Bulan ini1452
Semua45386

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
Pemerintahan Recomba Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Senin, 10 Desember 2007

Setelah pertahanan di Madura sudah tidak berdaya lagi maka Letnan Baron Van de Linde  (Komandan Tentara Pendudukan di Pamekasan) datang ke Pagantenan, Pusat Pemerintahan RI di Madura unuk minta kesediaan Residen R.A.A. Tjakraningrat bekerjasama dengan Belanda.

Waktu itu Tjakraningrat menolak sewaktu Cakraningrat di Sampang Raicomba Jawa Timur Ch.O. Van der Plas bersama-sama dengan Mayor Sitters Komandan Tentara Belanda di Madura menjumpai Residen Madura. Dalam pembicaraan itu dapat disimpulkan, Tjakraningrat tetap menjadi Residen Madura tetapi langsung bertanggungjawab kepada Raicomba Jawa Timur.
 
Tjakraningrat memberi syarat-syarat sebagai berikut :
 
1.    Pemerintah yang dipimpin Residen, adalah satu-satunya pemerintah di Madura.
2.    Pegawai jawatan yang khusus diserahi kewajiban tertentu di daerah Madura, lebih
       dahulu menghadap residen / bupati.
3.    Nasehat/pendirian Residen/Bupati yang mengenai kebijaksanaan pemerintah harus
       diindahkan.
4.    Residen berusaha menyempurnakan alat-alat kekuasaan negara (Polisi Negara),
       sedang pemerintah Belanda akan membantu perlengkapan dan penguasaannya.
       Kesatuan-kesatuan polisi negara tidak dibawah kekuasaan Polisi umum.
 
Kepala-Kepala Jawatan/Dinas beserta pegawai-pegawainya banyak bekerja kembali di bawah pimpinan Tjakraningrat.
 
 
 
 
Dikutip dari :
Buku Selayang Pandang Sejarah Madura
Oleh :
DR. Abdurrahman


Views: 388

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >