.

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini218
Kemarin203
Minggu ini616
Bulan ini5439
Semua49373

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
PERTEMPURAN DI GEDONGAN BANGKALAN Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Senin, 10 Desember 2007

Dari gerakan-gerakan tersebut menjadi jelaslah bahwa Belanda akan menduduki Kota Bangkalan dengan masuk dari Lambung Timur. Dari Desa Junok pertempuran beralih ke seberang Masjid Jamik di Kota Bangkalan yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1947, dengan korban di pihak Belanda sebanyak 2 orang.

Pada tanggal 23 Agustus 1947, terjadi pertempuran hebat di Gedongan di seberang penjara. Tidak sedikit jatuh korban di pihak Belanda, sedang di pihak kitapun menderita korban. Karena sengitnya pertempuran di desa tersebut, maka jalan Desa Gedongan itu sekarang di ganti dengan nama Jalan Pertempuran.
 
Dari Kompi Kelaskaran Pesindo yang dipimpin oleh Pemuda Syafiri, ditugaskan untuk menyerang Kota bangkalan di sebelah Barat Kota, termasuk Seksi yang dipimpin oleh Pemuda Doufirul Chusni, sedang Sebelah Utara dari Kompi Batalyon I sendiri.
 
Tetapi sangat disayangkanbahwa serangan umum tersebut menghadapi kegagalan dan hanya pasukan dari jurusan Timur saja telah menyerang Pasar Tonjung Kecamatan Burneh.
 
Setelah serangan umum gagal akibat keterlambatan Komando, maka Pasukan dari Seksi Pemuda Doufirul Chusni kembali ke pangkalan di Kampung Bandaran. Keesokan harinya sekitar pukul 14:00 pasukan Belanda mengadakan serangan ke Kampung Bandaran dengan maksud untuk mengadakan pembersihan, karena diduga bahwa Pasukan Pemuda Pesindo bersembunyi di daerah Gedongan.
 
Dengan operasi pembersihan tesebut disambut oleh Pemuda Doufirul Chusni dan terjadi kontak senjata mulai Jalan Pertempuran / Jalan Pembela sampai rumah penjara. Pertempuran itu berlangsung kurang lebih dua jam dengan kerugian satu orang tewas dari pihak Belanda.
 
Hari kedua Belanda mengadakan serangan lagi ke daerah Gedongan dengan kekuatan kurang lebih satu Kompi sekitar pukul 14:00, maka terjadi pertempuran sengit di daerah sekitar jembatan rumah penjara, gudang garam dan dirumah tingkat sebelah Selatan sungai. Pertempuran berakhir sampai kurang lebih pukul 17:30 dengan kerugian Belanda satu Jeep hancur dan beberapa korban yang tidak diketahui jumlahnya.
 
Pada hari ke tiga pasukan Belanda mengadakan serangan lagi, tetapi tidak dilayani oleh pasukan kita, mengingat kita dalam kekurangan peluru dan pada saat itu tentara Belanda meneriakkan kata-kata bahwa apabila pemuda tidak mau menyerah, kampung Gedongan akan dibumi hanguskan.
 
Karena pertimbangan terakhir itulah, Seksi dari Doufirul Chusni segera meninggalkan daerah Gedongan demi keselamatan masyarakat Gedongan itu sendiri, dan seterusnya pada waktu dini hari sekitar pukul 04:00 sebelum subuh mereka menuju Arosbaya.
 
 


Dikutip dari :
Buku Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Madura


Views: 338

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >