.

Translate

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini257
Kemarin331
Minggu ini1225
Bulan ini6313
Semua71948

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
Belanda Menuju Bangkalan Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Senin, 10 Desember 2007

Pada waktu Belanda melanjutkan melanjutkan serangannya ke Kota Bangkalan, telah terjadi pertempuran sengit antara tentara Belanda dengan Pasukan Pesindo yang bertahan di Junok (sebelah Timur Rumah Sakit Bangkalan) dengan kekuatan dua Seksi yang masing-masing dipimpin Pemuda Iskandar di sebelah Utara dan Pemuda Mohammad Amin di sebelah Selatan sungai. Pemuda Iskandar menderita luka di pahanya

Sewaktu pertempuran terjadi dengan sengitnya, terdengar ledakan yang sangat dashyat. Pemuda Kaffa, yang pada waktu itu menjadi Wakil Komandan Kelaskaran Pesindo Cabang Bangkalan, gugur sewaktu membumihanguskan jembatan.
 
Adapun Pemuda Abdus Syukur yang menggantikan sebagai pimpinan dalam serangan balasanselanjutnya cukup menunjukkan kemampuannya. Bekas kediaman Asisten Residen Belanda yang ditempati menjadi Markas Pesindo, dibumihanguskan dan sebagian besar hancur. Diwaktu belakangan gedung itu dibangun kembali (dulunya kantor Otonom dan sekarang menjadi Kantor Dispenda dan Kantor Kimpraswil), sedangkan jalan sepanjang Desa Junok itu sekarang diberi nama Jalan Pemuda Kaffa.
 
 
 
Dikutip dari :
Buku Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Madura


Views: 425

  Be first to comment this article
RSS comments

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Hak Cipta © 2007,2008 Bangkalan-Memory
email : admin@bangkalan-memory.net