.

Translate

Daftar Pada Forum

Silahkan Login untuk masuk pada forum kami:





Lupa Kata Sandi?
Bukan Anggota, Silahkan? Daftar

Menu Utama

Kolom Prestasi



( Klik Gambar )

Dukung Kami

Kami menerima donasi bagi para donatur yang perduli, melalui paypal dengan jumlah minimum $2 
Nama-nama para donatur akan kami kami masukkan pada halaman khusus donasi. Terima kasih

Pesan Anda

Jumlah Pengunjung

Hari Ini164
Kemarin219
Minggu ini1940
Bulan ini2729
Semua59986

(C) Bangkalan-Memory

Support

Polls

Apakah anda mendukung website bangkalan memory ini:
 
Pemerintah Memblokir Situs Porno Pendapat anda ?
 

Jadwal Sholat

Bookmark Kami !

Berlangganan Artikel

Masukkan Alamat email anda:

Delivered by FeedBurner

Powered by FeedBurner

Komunitas

Top Indo

 


MusicPlaylist

 

Website Stats


Links to Site

Home arrow Artikel arrow Perang saudara antara Arosbaya dan Blega
Selamat Datang di Bangkalan Memory, Website ini merupakan dedikasi kami dalam melestarikan peninggalan Budaya serta Sejarah Kota Bangkalan.
Perang saudara antara Arosbaya dan Blega Cetak halaman ini
Oleh : Bangkalan Memory   
Sabtu, 01 Desember 2007

Setelah Lemah Duwur meninggal dunia, maka pimpinan kerajaan Arosbaya diganti oleh puteranya ialah Raden Koro dengan gelar Pangeran Tengah. Blega diimpin oleh saudaranya ialah Pangeran Blega, ia idak mau tunduk kepada kakaknya sehingga timbul peperangan Arosbaya dengan Blega.

Tentara Arosbaya sampai tiga kali menyerang Blega tetapi terus menerus dipukul mundur, karena ketangkasan patih Blega yang bernama Gusti Macan, ahirnya Pangeran Tengah mengumumkan bahwa peperangan diberhentikan yang mana pernyataan ini diterima oleh Pangeran Blega.
 
Pada suatu hari Pangeran Blega berkunjung ke Arosbaya untuk bersama sama kakaknya memperbaiki kuburan ayahnya (Lemah Duwur), Pangeran Tengah setelah bertemu dengan adiknya menanyakan apakah Patih nya Gusti Macan akan ikut dalam rombongan, dijawab oleh Pangeran Blega bahwa patihnya tidak ikut karena menjaga dan mewakili di Blega, setelah Raja akan kembali maka Pangeran Tengah menitipkan pakaian kebesaran untuk Gusti Macan yang dibuat dari Sutera.
 
Setelah sampai di Blega titipan hadiah itu di sampaikan kepada Patih nya dan ia menerimanya dengan sangat gembira saking gembiranya mempunyai barang baru baju tersebut dipakainya ssebagai selimut tidur, tetapi alangkah terkejutnya ia setelah bangun pagi seluruh badannya menjadi kaku dan tak lama kemudian ia meninggal dunia, orang mengira bahwa baju kebesaran itu diisi oleh racun.
 
Setelah Gusti Macan meninggal Pangeran Blega menjadi sangat kuatir karena orang kuat yang dapat melindungi negerinya tidak ada lagi, karena itu setelah dipertimbangkan masak-masak ia lalu menyerah tunduk dibawah perintah kakaknya Pangeran Tengah Arosbaya.
 
Pada tahun 1621 Pangeran Tengah meninggal dunia, karena tidak mempunyai putera yang cukup umur sehingga tidak ada yang menggantikannya, satu-satunya anak yang ditinggalkan ialah Raden Praseno yang masih dibawah umur ia dibawa pulang oleh ibunya ke Madekan Sampang sedang yang memimpin pemerintahan di Arosbaya dipercayakan kepada Pangeran Mas, adik Pangeran Tengah. Pada tahun 1624 seluruh Madura takluk kepada Sultan Agung, Raden Praseno dibawa ke Mataram yang nantinya oleh Sultan Agung diserahi memegang pimpinan Madura dengan Gelar Cakraningrat I.
 
 
 
 
 
Dikutip dari :
Buku Selayang Pandang Sejarah Madura
Oleh :
DR. Abdurrahman


Views: 432

  Komentar (4)
RSS comments
 1 penghargaan
Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya website, pd 17-04-2008 21:11
Terima kasih banyak atas situs ini, karena saya bisa mengetahui sejarah bangkalan dengan jelas
 2 Salam Kenal dari kami
Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya website, pd 21-04-2008 17:38
Terima kasih dan salam kenal dari kami buat bapak abdul Malik di Tanah Merah, jangan lupa daftar di forum kami pak :)
 3 Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya , pd 11-07-2008 23:14
saya sebagai orang madura sangat senang sekali membaca sejarah2 madura
 4 Terima Kasih dan Selamat Datang
Ditulis oleh Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya website, pd 15-07-2008 23:02
Terima kasih udah berkunjung dan berkomentar disini, jika anda mempunyai artikel atau photo-photo tentang sejarah madura silahkan anda posting pada forum kami, mari Saling Mengisi dan Berbagi disini. 
 
Terima Kasih Salam kenal :)

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Hak Cipta © 2007,2008 Bangkalan-Memory
email : admin@bangkalan-memory.net