|
Video porno yang diperankan oleh pelajar SMA sudah beberapa kali beredar lewat HP maupun internet. Beberapa survei juga menunjukkan bahwa banyak remaja pernah melakukan hubungan seksual. Tidak sedikit yang hamil dan terpaksa menikah.
Berbagai data yang dikumpulkan memang cukup mengejutkan. Misalnya di Kulonprogo, Yogyakarta, Dina Kesehatan setempat mengeluar data yang mencerminkan fakta: kehamilan pranikah mencapai 13,84 persen. Data ini diperoleh dalam kurun waktu lima bulan, Januari – Mei 2006.
Data itu diperoleh dari para calon pengantin yang menjalani pemeriksaan kehamilan di Pukesmas Kulonprogo, yakni dari 969 calon pengantin, 134 orang dan kebanyakan remaja telah hamil.
Sementara di Sleman lebih mencengangkan lagi. Kepala dinas kesehatan Sleman Sunartono mengebutkan hingga bulan Mei, dari 74 remaja calon pengantin wanita, 62 persen atau sebanyak 46 orang juga sudah hamil. Padahal pada tahun 2004, dari remaja calon pengantin wanita di Sleman yang datang ke Pukesmas sebanyak 261, 60 di antaranya atau 23,7 persen sudah hamil.
Bagaimana dengan Denpasar, Surabay, Bandung, Jakarta, dan Medan yang kotanya lebih besar dan gaya hidupnya lebih kosmopolitasn daripada Yogyakarta? Menurut Psikolog UGM Noor Rochman Hadjam, kasus hamil sebelum menikah di kalangan remaja sebagai fenomena gunung es. Hanya di permukaan yang tampak, sedangkan yang tidak terlihat jauh lebih banyak. Dengan kata lain, kemungkinan masih banyak remaja kita hamil di luar nikah namun tidak terdata.
|